RCFH Vol. 4: Dua Hari Bising di Warkopolim, Tiketnya Buku
Hanter Bestmen bawa balik Rain City for Humanity jilid empat — 29-30 Agustus di Warkopolim Bogor. 18 band lintas generasi, gratis masuk, syaratnya satu: bawa buku buat didonasikan.

Bogor punya cara sendiri merayakan kemanusiaan: bikin bising dua hari penuh.
Hanter Bestmen resmi mengumumkan RAIN CITY FOR HUMANITY VOL. 4 — RCFH #4 buat yang malas panjang. Sabtu–Minggu, 29–30 Agustus di Warkopolim, Jl. Jend. Ahmad Yani, Bogor. Gerbang buka jam 9 pagi, suara terakhir sekitar setengah enam sore. Dua hari, satu ruang, banyak suara.
Tiketnya bukan uang
Tidak ada tiket. Tidak ada VIP. Tidak ada jarak antara panggung dan penonton. Syarat masuknya cuma satu dan tidak bisa ditawar: bawa buku bacaan untuk didonasikan. Logikanya sederhana — buku yang cuma numpuk di rak kamu, di tangan orang lain bisa jadi pintu ke dunia baru. Moshing sambil beramal, kira-kira begitu.
Ini yang bikin RCFH bukan gig biasa. Sejak awal, seri ini digelar dengan satu keyakinan: musik bukan cuma hiburan — musik bisa jadi gerakan. Panggungnya juga membawa pesan kemanusiaan lewat poster bertuliskan Free Palestine.
Lineup lintas generasi
Delapan belas nama tumpah dalam dua hari, lintas genre dan lintas angkatan — dari band yang sudah lama jadi legenda tongkrongan sampai generasi yang baru panas. Sesuai pengumuman penyelenggara: Shroomeater, Divisi Santai, GAW, Start Late, Letterbomb, Xingaxong, Sakinah Mawaddah Warahmah, Hey Nichols, Kabelroll, TWB, Lasvavida, Kraken, The Sendawa, Jeansroek, Thekambinghalli, Bendaridesa, Antiskill, dan Titik Ordinat.
Catat baik-baik
📍 Warkopolim — Jl. Jend. Ahmad Yani, Bogor
📅 Sabtu 29 & Minggu 30 Agustus
🕘 Open gate 09.00–17.30 WIB
🎟️ Gratis — wajib bawa buku bacaan untuk donasi
Datang bukan cuma bawa badan. Bawa energi, bawa attitude, bawa buku.
Lihat pengumuman lengkap RCFH Vol 4 dari @hanterbestmen di Instagram
Info dan perkembangan lineup, pantau langsung @hanterbestmen.

Ditulis oleh
Raddict Admin
Baca Juga
Good Charlotte Turun Gunung: Tur Australia Bareng Yellowcard dan Kisschasy
Paket nostalgia yang sulit ditolak: tiga nama besar era emas pop punk dalam satu panggung, walau harus terbang ke selatan.
Closet 38 Balik Setelah Sedekade — dan Memilih Lagu Lama untuk Membuka Jalan
Pionir pop punk Bogor ini vakum satu dekade, balik manggung 2024, lalu melepas "Lembaran Baru" tepat pukul 00.00 di awal 2025. Lagu lama, racikan baru.
Social Distortion Keliling Amerika Utara — Descendents dan The Chats Ikut Serombongan
Mulai 25 Agustus di Phoenix, 23 kota lebih. Tiga generasi punk dalam satu bus: itu berita bagusnya.